Showing posts with label Quotes. Show all posts
Showing posts with label Quotes. Show all posts

Sunday, December 15, 2013

Kembali Berkunjung, How've you been?

Wow.. sudah berdebu.. blog ini maksudkuu.. Aaah, benar- benar yaa.. tulisan ini.. posting- posting-an ini, ini yang nanti akan kutinggalkan meski aku sudah tiada :) Lagipula sampai umurku yang telah mencapai ke sekian ini, kebermanfaatan apa yang telah aku berikan? Jejak apa yang kutorehkan? Seperti mereka yang namanya kerap tertera di lembaran- lembaran sejarah, pemikiran mereka yang membangun peradaban. Aku pun ingin. Ingin untuk dapat melakukan kebermanfaatan yang berkelanjutan, hingga selesai kehidupan di dunia ini.

Aku sampai pada saat di mana aku tidak bertanya lagi "Untuk apa aku hidup?" Betapa sadarnya aku, hal itu hanyalah sebuah proses hingga akhirnya saat ini, di mana jawaban itu telah kutemukan. Aku hidup untukMu, aku mungkin lupa, tapi kebahagiaan itu pasti pernah ada, kebahagiaan yang berhasil kuberikan kepada orang lain, dengan hanya AKU HIDUP. AKU ADA. AKU DI SINI. 

Kau tahu? Hidupmu ini bukan hanya milikmu. Ya, benar kau lah nahkoda nya, kau sendiri yang dapat memutuskan ke mana kau pergi, tetapi selalu ada orang lain yang terlibat dalam setiap keputusanmu. Ada tawa dan air mata dari orang yang tulus menyayangimu. 'Tidak ada orang yang menyayangimu?' kau kata? Don't be so blind! Ini lah yang kukatakan buta yang sesungguhnya! Selalu ada cinta untukmu. Kehidupanmu adalah bukti nyata. Kau hidup karena cintanya. Untuk apa dia mengantarkan kau hidup jika bukan karena dia mencintaimu? Setidaknya kau punya dia. Wanita yang mengentarkanmu pada kehidupan di dunia ini. Setidaknya kau harus sadar kau PERNAH dicintai. Dan untuk merasakan lebih banyak cinta, hilangkan itu. Rantai- rantai yang mengunci hatimu. 

Hidupmu ini bukan hanya milikmu. Jika hidup ini hanya milikmu, mengapa ada orang yang menangis meratapi kepergianmu? Hidupmu ini juga adalah milik orang- orang yang bersamamu ketika kau hidup. Mereka yang mengenalmu. Mereka yang kau kenal. Karena itu aku sampai pada jawaban, bahwa betapa egoisnya aku mempertanyakan untuk apa aku hidup, sedangkan hidupku ini bukan hanya milikku saja. 

Maka seterusnya aku hidup, hidupku ini untukMu :) Selengkapnya...

Friday, November 9, 2012

Tepi Penantian


Dia menghela napas panjang. Menatap cahaya lampu malam dari atas jembatan kota kelahiran kami. Untuk yang kesekian kalinya malam ini. Kami diam dalam sunyi. Aku menunggu. Tidak peduli berapa lama pun aku akan menunggu. Tekadku sudah bulat sejak petang tadi, setelah semua keberanian telah aku kumpulkan untuk bertemu dengannya. Kini, saling bertatapan di bawah sinar rembulan yang semakin memudar, tekad itu tak ikut larut. Aku benar- benar terdiam dan menunggu. Menunggu kata- kata itu keluar sendiri darinya. Menunggu jawaban apa pun darinya. Tidak peduli berapa lama pun waktu yang Ia butuhkan untuk mengatakannya. Tidak peduli berapa banyak lampu di hadapan kami telah padam. Aku akan menunggu.

Aku akan menunggu.
Karena jauh.. jauh sekali aku telah memutuskan hal ini. 
Hal tentang aku dan kamu. 

Lalu kini, di dalam diamnya aku menunggu, diam- diam aku menarik napas tertahan. Detik ini, menit ataukah mungkin hitungan jam, aku berada di antara dua pilihan. Usai sudah pengaguman ini ataukah berujung pada pengaguman tiada akhir.

Separuh hatiku ingin pergi dan segera berlari tanpa menunggu jawabmu. Separuh yang lain menang, dikuatkan oleh tekad. Aku memilih untuk menetap di sampingmu, bersama menatap ke arah pantulan rembulan pada riak di bawah jembatan.





"Kau kedinginan?" Dia bertanya, tatapannya lembut. Sekilas aku bereaksi atas pertanyaannnya itu, mendongak menatapnya, lalu kembali beralih pada riak air. Menggeleng teramat hati- hati. 


Sungguh, setelah sekian lama dalam keheningan, kalimat pertama yang Ia ucapkan masih untuk orang selain dirinya. Perhatian yang amat besar itu saat ini terasa berbeda. Kebaikannya itu, teramat takut aku menodainya dengan luka. Kembali sunyi. Entah apa yang ada di dalam pikirannya, tapi kali ini dalam pikiranku aku sibuk mencari berbagai alasan atas setiap kebaikan yang Ia lakukan. 

Lama aku menunggu saat ini. Sebab selama ini aku lebih banyak menahan diri. Berusaha mengimbangi langkahmu, lalu perlahan maju di depan. Hingga akhirnya nanti, kau bisa mengandalkanku untuk menuntunmu. Sepenuhnya. Jadi, nanti kau tak akan pernah mau berlari tanpa menggenggam lenganku. Takjub sebenarnya. Tidak pernah terpikir sebelumnya, aku dapat berpikiran sangat terencana seperti ini. Tidak heran memang, kalau ternyata ini semua kau lah sumbernya. 

Tapi, kau tahu? aku tak pernah mau meletakkan pengaguman ini di atas diriku. Mengendalikanku sepenuhnya seperti bangku kosong di hadapan setir kendali. Oleh karena itu, hari ini aku tidak takut hancur atas kemungkinan terburuk. Di atas pengaguman ini terdapat penghambaan yang memang sengaja dan seharusnya kuletakkan pada posisi pertama. Di atas lebih namamu. Dan atas penghambaan itu lah pengaguman ini ada. 

Aku meneguhkan hati, semakin mantap. Lalu memutuskan merobek kesunyian ini, yang berkali- kali menginterupsi. Aku membuka suara. 

"Jawabanmu.. ?" Lamat- lamat aku ucapkan kata itu. Khawatir Ia lupa alasan aku masih berdiri di sini. Menggenggam dua buah cincin yang entah akan melingkar di jari kami berdua atau teronggok bisu di sudut kamar. 

Semua tergantung jawabnya.
 ------------------------------------------------------------------------------- 
Teruntuk penantian yang terlampau lama. 
Namun indah pada saatnya. 
Bersabarlah duhai hati.. 
 -AO-
Selengkapnya...

Monday, November 28, 2011

Tragedi Trisakti Menurut Sudut Pandang Sosiologi


Berawal dari penolakan para mahasiswa terhadap hasil pemilu, yang menyatakan berlanjutnya masa jabatan Soeharto, terjadilah demonstrasi besar besaran yang dilakukan oleh para mahasiswa dari berbagai universitas. Mereka menuntut Soeharto turun dari jabatannya dan diadili. Hal ini dikarenakan krisis ekonomi Indonesia mulai goyah pada awal 1998, yang terpengaruh oleh krisis finansial Asia. Indonesia mengalami krisis ekonomi terberat di Asia Timur. Inflasi dan pengangguran meningkat. Gerakan mahasiswa terjadi pada tanggal 12 Mei 1998 sampai 17 Desember 1998.

Tragedi pertama yang terjadi akibat demonstrasi ini terjadi pada tanggal 12 Mei 1998, yang disebut sebagai Tragedi Trisakti. Aparat Keamanan bergerak maju dan mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa. Para mahasiswa panik dan bercerai berai, sebagian besar berlindung di universitas Trisakti. Namun aparat keamanan terus melakukan penembakan. Korban pun berjatuhan, dan dilarikan ke RS. Tragedi Trisakti ini menewaskan empat orang mahasiswa Trisakti Jakarta serta puluhan lainnya luka luka. Mereka tewas tertembak peluru tajam oleh aparat keamanan.

Soeharto akhirnya mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Mahasiswa bersorak gembira atas pengunduran diri Soeharto. Akhirnya setelah sekian lama memerintah, Soeharto meletakkan jabatannya. Pada bulan November 1998, mahasiswa bergolak kembali, mereka tidak mengakui pemerintahan B.J. Habibie dan tidak percaya dengan para anggota MPR/DPR orde baru. Mereka mendesak untuk menyingkirkan militer dari politik serta pembersihan dan pemerintahan dari orang orang orde baru. Masyarakat dan mahasiswa menolak sidang istimewa 1998 dan dwifungsi ABRI/TNI. Tuntutan reformasi yang ditanggapi secara militerisme terus berlanjut, Tragedi Semanggi terjadi. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 11 November-13 November 1998. Peristiwa ini menewaskan kurang lebih 15 orang, 8 masyarakat dan 7 orang mahasiswa.

Tragedi Trisakti dan Semanggi ini merupakan contoh sifat disosiatif yang berbentuk pertentangan atau konflik, yaitu perjuangan kelompok sosial untuk memenuhi tujuannya. Pada tragedi Trisakti dan Semanggi, mahasiswa dan aparat keamanan mempunyai tujuan yang berbeda. Mahasiswa menginginkan aspirasi mereka dipenuhi sedangkan aparat keamanan bertujuan melaksanakan tugasnya, mengamankan keadaan. Dalam pertentangan atau konflik perasaan dapat mempertajam perbedaan tersebut sehingga perbedaan ini memuncak dan mengakibatkan konflik antar kelompok yang berusaha saling menghancurkan lawan dengan ancaman atau kekerasan. Dalam Tragedi Trisakti, orasi yang disampaikan mahasiswa membuat emosi para aparat keamanan, sehingga terjadilah penembakan yang dilakukan aparat keamanan terhadap para mahasiswa. Sedangkan dalam Tragedi Semanggi, para mahasiswa dendam atas penembakan yang dilakukan oleh aparat keamanan, sehingga perasaan dendam itu memicu terjadinya Tragedi Semanggi.

Tragedi Jakarta 1998 ini juga merupakan bentuk penyimpangan sosial. Tragedi ini mengandung macam macam perilaku penyimpangan, contohnya: Pembunuhan; Penganiayaan, seperti yang terjadi di berbagai lokasi oleh aparat keamanan yang menimbulkan korban fisik maupun mental; pelecehan seksual; kekerasan; serta perampasan kemerdekaan, yang merupakan penyimpangan sosial yang menyangkut hak milik orang lain, seperti penahanan yang dilakukan secara sewenang wenang dan melewati batas batas kepatutan sehingga menimbulkan rasa tidak aman dan trauma. Menurut Robert K. Merton, Tragedi Jakarta 1998 ini merupakan cara adaptasi pemberontakan(rebellion). Pada adaptasi ini orang tidak lagi mengakui struktur sosial yang ada dan berupaya menciptakan struktur sosial yang baru. Penyimpangan sosial yang terjadi menyebabkan terganggunya ketertiban dan keseimbangan hidup dalam masyarakat.

Walaupun banyak sisi negatif dalam peristiwa ini, kita masih dapat melihat adanya sisi positif dari peristiwa ini. Pertama adalah perombakan aturan aturan yang mengekang hak politik warga negara pada masa orde baru. Dan yang kedua adalah semangat, kebersamaan, serta kepedulian mahasiswa terhadap kemajuan Indonesia yang patut ditiru oleh generasi generasi muda.


Note:
For my task.From various sources.
This tragedy makes me remember of this quote:

" If you don’t like the way the world is, you change it. You have an obligation to change it. You just do it one step at a time. You really can change the world if you care enough."
(Marian Wright Edelmand, President & Founder Children Defend Fund)

Well this is from me:
"There always so many ways to change this world. If you want to keep the existence of smile and happiness, you better choose the path of peace."


Have a nice day!

-AO-
Selengkapnya...

Saturday, February 12, 2011

Quote About Life

Ini foto yang udah lama aku jepret. Cerita dulu ah sejarahnya~ fufu :3

Jadi suatu hari di sebuah gedung pernikahan (serius lho!), aku hadir di sana. Karena aku orang yang nggak suka diem, jadilah aku menjelajahi gedung itu. Oya! Aku lupa gedung pernikahan itu gedung apa dan semoga aja fotoku ini bukan sesuatu yang dilarang. Dan maaf apabila ada kata kata yang menyinggung
Gomenasai gomenasai *bungkuk berulang ulang

Eh lanjut deh..
Iya, jadilah aku menjelajahi gedung itu. Menaiki tangga dan sampailah aku di lantai dua. Jujur, suasananya misterius banget, lebih terkesan mengerikan malah. Kenapa? Karena beda banget dengan di bawah yang rame, di lantai atas ini sepi banget. Suara keramaian yang ada di bawah pun nggak terdengar. Suasana yang misterius. Aku pun semakin semangat, Yosh!

Kakiku menelusuri setiap jejak di lantai itu, sampailah aku pada sebuah bingkai berbentuk persegi panjang.' Breaking Through The Challenge' Aku membaca judulnya. Terdiam sejenak dan melanjutkan membacanya.

.....


.....


.....



Waaah~ isinya quotes!
Dan aku suka! Aku mengangkat kamera yang aku gantungkan di leher dan memotretnya. Berkali kali hingga mendapat foto yang terbaik, yang tulisannya dapat terbaca dengan jelas. Jepret!




Breaking Through The Challenge

On this road halt out of place.
( Di jalan ini tak ada tempat untuk berhenti)

A static condition means death.
( Sikap lamban berarti kematian)

Those on the move have gone ahead.
( Mereka yang bergerak, merekalah yang maju ke depan)

Those who tarried even a while got crushed.
( Mereka yang menunggu walau sejenak akan tergilas)

Dr. Mohammad Iqbal



Kata kata yang benar benar menginspirasi. Dan sekarang muncul pertanyaan dariku, siapa ya Dr. Mohammad Iqbal ini? Karena rasa penasaranku itu, fasilitas search google aku gunakan. Berikut kutipan dari http://dutabengkalis.blogspot.com/2008/06/dr-muhammad-iqbal.html


Subhanallah
.. :) ternyata..




Beliau adalah salah seorang tokoh abad ke-20 yang menjadi kebanggaan dunia islam, dulu, kini dan akan datang. Beliau telah memberikan sumbangan besar pada dunia islam bahkan dunia internasional, Tokoh yang berasal dari Pakistan ini selain terkenal sebagai penyair besar dalam peradaban dunia sastra islam juga terkenal sebagai pemikir, filosof, ahli perundang-undangan, reformis, politikus, ahli kebudayaan dan pendidikan.



Subhanallah ... :)



-AO-
Selengkapnya...

Friday, February 11, 2011

A Prologue, My Class


Aku suka semuanya, aku menyukai riuh canda tawa mereka, gurauan mereka, aku menyukai meja kelas yang hanya untuk satu orang -tidak harus berbagi, sehingga aku malu untuk menulis diari karena teman sebangkuku akan melihatnya-, aku menyukai bagaimana guru kami berteriak- teriak, riuh karena canda tawa gurauan mereka. Aku menyukai bagaimana anehnya tingkah laku mereka, kegilaan mereka.

Aku suka semuanya, aku suka lubang di langit kelas kami. Aku suka mengintip melalui celah- celahnya saat mendengar ocehan guru kami, mengembangkan imajinasi seolah- olah aku menyusut dan terserap oleh lubang itu, menuju Wonderland. Aku sering berimajinasi bahwa lubang di langit- langit kelas kami itu jalan lain menuju Wonderland, selain lubang kunci pada pintu yang ditemukan Alice.

Aku suka semuanya. Aku suka ventilasi jendela kelas kami. Aku mulai menyukainya saat melihat bagaimana kristal kristal cahaya muncul melalui celah celah ventilasi jendela kelas kami yang berkayu. Kristal cahaya yang indah. Kristal cahaya? mungkin kamu tidak dapat membayangkan dan tidak memahaminya, maka akan kujelaskan dengan ringkas, ringkas saja, karena aku tidak ingin melewati banyak waktu, nanti aku akan kehilangan kelinci putih itu di Wonderland seperti Alice. Ya, walau bukan kelinci putih yang aku cari.

Kristal cahaya. Daun -daun bergoyang tertiup angin, meloloskan cahaya matahari yang tadi ditutupi, menembus ventilasi jendela kelas kami, tidak seperti kristal memang, itu sinar. Tapi aku lebih suka menamainya kristal cahaya. Hal alami, tetapi imajinasiku memberitahuku bahwa itu sinar dari liarnya hutan, memanggilku pada hijaunya dedaunan, mengajakku menelusurinya.

Aku menyukai bentuk dedaunan di balik jendela yang terletak di sebelah kanan tempatku berada. Daun- daunnya menari indah tiap angin menyapanya. Seolah- olah angin akan membawanya pergi, ke tempat pohon pohon dengan daun berklorofil merah di negara empat musim. Lalu angin akan menjatuhkannya diantara daun daun merah yang berguguran, menjadikannya spesial, menciptakan suatu keajaiban bagi negara itu. Memberi makna berarti bagi daun itu sendiri, bagi daun hijau di pulau tropis, daun biasa diantara kumpulan daun hijau lainnya. Daun yang semestinya ia gugur, menjadi sampah yang diinjak injak di negeri ini. Hanya oleh sebuah peristiwa sederhana, membawanya pergi, menjadikannya istimewa. Hanya karena peristiwa alami dan sederhana..



Seperti daun itu, saat ini aku hanyalah orang biasa tapi aku tidak akan berhenti berusaha dan berharap. Biarlah saat ini aku hanya benih dari sesuatu yang luar biasa itu. Suatu saat aku akan tumbuh dan dapat menggapai apa yang aku inginkan :)

-AO- Selengkapnya...

Saturday, October 30, 2010

Penyakit Akibat Kurang Berolahraga


" Seperti sepeda kalau nggak bergerak, nggak seimbang "
Begitu kata ayahku tentang berolahraga. Dan kalau dipikir pikir bener juga sih. Olahraga itu penting. Olahraga membuat tubuh kita sehat. Banyak penyakit akibat jarangnya berolahraga. Beberapa contohnya, seperti:

1. Penyakit Jantung

Kurang berolahraga merupakan salah satu faktor penyebab penyakit satu ini. Jarangnya berolahraga dapat menyebabkan obesitas. Berat badan yang berlebihan memberikan tegangan atau beban ekstra pada jantung dan pembuluh darah, sehingga beresiko menimbulkan penyakit jantung. Rajin berolahraga akan mencegah penyakit jantung dengan meningkatkan aliran darah ke jantung dan menguatkan kontraksi jantung, sehingga jantung akan memompa lebih banyak darah dengan tenaga yang sedikit.Olahraga juga dapat mengurangi stres, yang dapat mengakibatkan penyakit jantung.

"Olahraga yang dilakukan secara teratur adalah cara yang terbaik untuk mengalahkan penyakit jantung," kata Christine Albert dari Brigham and Women's Hospital di Boston.

Dr. Dudey Hite menerangkan, berolahraga secara kontinyu setiap hari seperti berenang, berjalan kaki, bersepeda, joging, aerobik maupun olahraga yang lainnya sangat diperlukan untuk menciptakan tenaga cadangan bagi jantung. Dengan aktivitas tersebut jantung akan sanggup menanggung kelebihan serta ketegangan.

2. Ketegangan Syaraf

Berolahraga secara rutin dapat mengurangi ketegangan syaraf dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan olahraga, jantung akan sanggup menanggung ketegangan. Karenanya berolahraga secara kontinyu dapat pula menjaga kesehatan mental. Orang yang biasa berolahraga, maka akan menghasilkan zat endorpin, zat antistress yang dihasilkan oleh otak, sehingga membuat orang merasa lebih santai.

3. Sakit Pinggang

Sakit pinggang juga bisa disebabkan kurangnya berolahraga. Duduk dengan posisi buruk dan kelemahan otot akan menyebabkan sakit pinggang. Kebanyakan profesi kita saat ini menghabiskan waktu dengan duduk di kursi menghadapi komputer atau berkas-berkas yang perlu diselesaikan. Kelenturan tulang dan sendi kita khususnya pinggang menjadi berkurang dan sedikit kaku

Penelitian menunjukkan orang yang kurang berolahraga akan mempunyai otot pinggang yang kaku dan keras.

4. Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan disebabkan oleh beberapa faktor. Orang yang banyak duduk dan kurang berolahraga merupakan sebab utama dari kelebihan berat badan.

Aktifitas saat ini yang banyak dilakukan dengan duduk, apabila kita jarang berolahraga, aktifitas ini dapat mengganggu pembakaran kalori dan mengganggu pengaturan normal akan pemasukan makanan. Oleh sebab itu, banyak penyakit yang disebabkan karena berat badan yang berlebihan. Sedangkan salah satu faktor kelebihan berat badan sendiri adalah kurangnya berolahraga.

::Berbagai Sumber::

Berolahraga secara teratur sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Namun perlu diingat bahwa dalam berolahraga juga jangan berlebihan :)

Duh duh, selama ini aku tuh jarang banget olahraga, paling cuma di sekolah doang, hehe :D tapi itu gak efektif banget (_ _". Tapi besok pagi, aku bertekad untuk olahraga pagi! Mesti teratur, setidaknya 1 kali dalam seminggu, hari Sabtu/Minggu gitu. Tapi masalahnya, belakangan ini aku tuh susaaaaah banget untuk bangun pagi, ckck -.-" Tapi aku udah bertekad nih, Semoga ke depannya terlaksana. Amiin ^^

-AO- Selengkapnya...

Tuesday, August 17, 2010

Flower Quote


• I’m a sunflower, I need you as my sun

• You see that flowers? They bloom when you smile

• The flowers you gave to me, someday will be fade. But all the feeling inside, start bloom and never fade in my heart

© AO Selengkapnya...