Wednesday, March 20, 2013
Permainan Olahraga Bola Besar, Atletik dan Bela Diri
Wednesday, February 6, 2013
Pemuaian dalam Kehidupan Kita
Thursday, January 10, 2013
Menentukan Satuan Internasional dari Besaran Turunan
|
Satuan
Luas = panjang x lebar
=
besaran panjang x besaran panjang
= m x m
= m²
|
2. Volume
|
Satuan Volume =
panjang x lebar x tinggi
= besaran panjang x besaran panjang x besaran panjang
= m x m xm
= m³
|
|
Satuan
Kecepatan = jarak/ waktu
= besaran
panjang / besaran waktu
= m/s
|
4.
Percepatan
Besaran Pokok dan Besaran Turunan
Monday, January 7, 2013
Kisi- Kisi UN SMA
Yuk sama- sama belajar :)
Friday, November 9, 2012
Praktikum Reaksi Redoks
Sunday, July 15, 2012
Cerita Rakyat
- Diturunkan secara turun temurun melalui komunikasi lisan
- Isi cerita biasanya bersifat istanasentris
- Tokoh biasanya berupa dewa atau manusia setengah dewa
- Mengisahkan kejadian luar biasa di luar logika
- Latar waktu mengisahkan kejadian pada zaman dahulu kala
- Menggunakan diksi zaman dahulu
- Sangkuriang
- Malin Kundang
- Bawang Merah Bawang Putih
- Keong Mas
- Lutung Kasarung
- Timun Mas
Monday, May 28, 2012
Teori Drama
2. Setelah mengetahui watak tokoh, pilih pemain yang cocok dan mampu memerankan tokoh
3. Pertimbangkan perbandingan usia dan perawakan tokoh
4. Pertimbangkan pula kemampuan pemain. Sebaiknya pilih pemain yang 'pintar', yang dapat menguasai peran yang dimainkan hanya dalam waktu singkat
Posisi tokoh atau biasa disebut blocking bertujuan mengatur gerak panggung pemain agar para pemain tidak saling menutupi sehingga penonton dapat melihat mimik dan ekspresi masing- masing pemain drama. Gerak panggung sebaiknya sebagai berikut:
a. Gerak panggung hanya dilakukan jika ada maksud dan tujuan tertentu
b. Gerak panggung dapat menarik perhatian penonton
c. Gerak panggung boleh dilakukan sambil berbicara atau berurutan. Apabila berbicara terlebih dahulu baru kemudian bergerak, utamakan geraknya. Sedangkan apabila bergerak dulu baru kemudian berbicara utamakan bicaranya.
d. Gerak panggung hanya dilakukan dengan gerak maju. Gerak mundur dan menyamping sebaiknya dilakukan jika hanya ada alasan tertentu.
e. Gerak panggung cepat mengidentifikasikan ada suatu hal yang penting sedangkan gerak panggung lambat menunjukkan kesedihan, keputusasaan, atau kekhidmatan.
2. Tata Busana
Tata busana adalah pengaturan pakaian pemain baik bahan , model maupun cara pemakaiannya. Biasanya tugas ini dirangkap oleh penata rias, karena untuk menampilkan rupa dan postur tokoh, pemain perlu dirias dengan pakaian yang cocok. Peran dan fungsi tata busana adalah:
a. Mendukung pengembangan watak pemain
b. Meningkatkan daya saran dan daya suasana
c. Personalisasi pemain, membedakan pemain yang satu dengan pemain lainnya. Penata busana sebaiknya adalah orang yang dapat menafsirkan tokoh dan memantaskan rias dan pakaian.
3. Tata Panggung
Keadaan panggung yang dibutuhkan untuk pementasan drama yang menggambarkan tempat, waktu dan suasana. Panggung adalah arena atau tempat pementasan drama. Agar penonton yang duduk di belakang dapat melihat dengan jelas, panggung sebaiknya diletakkan di depan dan lebih tinggi dari kursi penonton. Penata panggung sebaiknya adalah orang yang mengerti keindahan dan komposisi penataan yang baik.
4. Tata Lampu
Pengaturan cahaya di panggung oleh penata lampu. Menggunakan kotak besar berlensa berisi lampu ratusan watt yang dinamakan spot light. Penata lampu sebaiknya mengerti teknik kelistrikan.
5. Tata Suara
Pengaturan pengeras suara dan musik pengiring agar suasana lebih meyakinkan dan mantap bagi para penonton. Penata musik harus pintar menafsirkan musik pengiring yang cocok.
Membaca dialog secara bergantian dari awal hingga akhir dengan tidak berdasarkan dialog yang akan diucapkan pada saat pementasan melainkan semua dialog secara bergilir. Bertujuan agar para pemain mengetahui semua dialog lawan mainnya, memperdalam intonasi, cepat lambat suara dan memantapkan pengetahuan jalan cerita
2. Membaca terpusat
Membaca dialog dari awal hingga akhir secara bergantian berdasarkan dialog yang akan dibacakan pada pementasan. Bertujuan melancarkan percakapan antar pemain, melatih mimik dan meningkatkan penguasaan jalan cerita secara menyeluruh
3. Berlatih akting dan blocking
Pemain mengetahui bagaimana teknik muncul yang baik, mimik dan gerak, menonjolkan perasaan dan pikiran dalam dialog dan memperhatikan perpindahan gerak.
4. Observasi
Untuk memerankan tokoh dengan penghayatan yang dalam. Amati peristiwa, kebiasaan yang berkaitan dengan tokoh yang akan diperankan.
5. Uji Coba
Hasil latihan diuji coba dengan memperhatikan:
1. Para pemain sudah hapal dialog
2. Akting dan blocking sudah dikuasai
3. Segala properti yang akan digunakan sudah siap pakai
Dalam drama terdapat tokoh protagonis yaitu tokoh yang pertama- tama menghadapi masalahdan terlibat dalam kesukaran, merupakan tokoh penggerak cerita. Tokoh antagonis penghalang dan pembawa masalah bagi protagonis. Dan tokoh tritagonis, tokoh yang merupakan kepercayaan antagonis atau protagonis.
Pemain drama perlu mengontrol tubuh agar sesuai dengan peran. Hal ini dapat dilatih dengan latihan olah tubuh dan observasi terhadap figur tokoh yang diperankan.
2. Mimik (Ekspresi)
Bertujuan agar penonton mengetahui suasana hati yang diperlihatkan oleh tokoh. Hal ini dapat dilatih dengan senam wajah
3. Intonasi
Bertujuan agar penonton tidak jenuh dan pemranan tokoh lebih hidup. Pengolahan intonasi dapat dilakukan dengan cara:
a. Menaik- turunkan volume suara
b. Merendah- tinggikan frekuesnsi nada bicara
c. Mengatur tempo pengucapan
d. Mengatur dan mengolah warna serta tekstur suara
BSE XI: Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia
Sunday, May 27, 2012
Fakta dan Opini dalam Editorial
BSE XI: Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia
Karya Tulis Ilmiah
Karya tulis ilmiah adalah karya tulis yang berisi berbagai informasi. Informasi tersebut diperoleh dari hasil pengamatan dan penelitian. Contoh karya tulis ialah makalah, desertasi, laporan penelitian, skripsi, dan tesis.
Karakteristik Karya Ilmiah yaitu:
1. Merupakan hasil kajian literatur atau laporan pengamatan dan penelitian
2. Menampilkan sejauh mana kemampuan penulis dalam memahami permasalahan yang dibahas
3. Menampilkan kemampuan meramu berbagai informasi dalam bentuk karya tulis yang utuh
Hal- hal yang harus dilengkapi dalam karya tulis ialah:
1. Judul
2. Pendahuluan
3. Permasalahan
4. Pembahasan
5. Simpulan dan saran
6. Penutup
7. Daftar Pustaka
BSE XI: Aktif dan Kreatif Berbahasa Indonesia
Susunan karya tulis ilmiah sederhana:
1. Halaman Judul
- Cover
- Lembar pengesahan
- Lembar Motto
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Bab I. Pendahuluan
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Tujuan
- Metodologi Penelitian
- Sistematika Penulisan
5. Bab II. Pembahasan
6. Bab III. Penutup
- Kesimpulan
- Saran
7. Daftar Pustaka
8. Lampiran
Dampak Penggunaan Twitter terhadap Prestasi Belajar Siswa
Bagian Pendahuluan
1. Definisi twitter
2. Sejarah twitter
Bagian Isi
1. Penggunaan twitter di kalangan pelajar
2. Dampak positif dan negatif penggunaan twitter
3. Twitter dan kaitannya terhadap prestasi belajar
Bagian Penutup
1. Kesimpulan dari seluruh pembahasan
2. Saran Selengkapnya...
Wednesday, May 16, 2012
Alat Praktikum Fisika: Merangkai Alat Statif
1. Dasar Statif
Dasar statif digunakan ketika merangkai alat statif. Berfungsi sebagai dasar penumpunya batang statif. Dasar statif ini terletak di bagian bawah alat statif
2. Batang Statif
Terdapat 2 jenis batang statif. Batang statif panjang dan batang statif pendek. Batang statif ini digunakan untuk sebagai tiang- tiang penyangga pada alat statif. Batang statif ini dipasang pada dasar statif. Batang statif panjang diletakkan vertikal di lubang bagian tengah dasar statif. Dan pada lubang di bagian samping, batang statif dipasang secara horizontal, lalu kemudian pada ujungnya dipasang kaki statif.
3. Kaki Statif
Terletak di bagian bawah, sejajar dengan dasar statif yang dihubungkan dengan batang statif. Kaki statif berfungsi untuk menyangga alat statif sehingga posisinya lebih seimbang.
4. Balok Pendukung
Diletakkan pada batang statif panjang yang vertikal terhadap dasar statif. Pasang di bagian atas.
5. Jepit Penahan
Dipasang pada balok pendukung. Jepit penahan berfungsi untuk menggantung neraca pegas atau pegas spiral.
Rangkai alat- alat tersebut membentuk alat statif seperti tampak pada gambar paling atas yang kemudian dapat digunakan dalam praktikum selanjutnya. Berikut gambar- gambar penggunaan alat statif dalam praktikum fisika:
Selengkapnya...
Tuesday, May 15, 2012
Praktikum Senyawa Polar dan Nonpolar
Alat
Gelas ukur
Sendok
Bahan:
• Air
• Garam
• Detergen
• Vetsin
• Gula
• Mentega
• Soda kue
• Bensin
• Minyak tanah
• Minyak goreng
• Vitamin C
Langkah Kerja:
1. Masukkan 100 ml air ke dalam gelas
2. Masukkan 1 sendok teh garam dapur ke dalam gelas. Aduk secara konstan. Diamkan beberapa saat
3. Amati hasil reaksi! Apakah ada endapannya atau tidak? Jika tidak berbentuk endapan berarti bahan tersebut bersifat polar dan sebaliknya.
4. Ulangi langkah 1-3 untuk bahan bahan lainnya.
Hasil Praktikum
Garam dapur, vitamin C, Minyak goreng, Gula, Vetsin, Detergen. dan soda kue adalah senyawa polar. Sedangkan Minyak goreng, bensin, minyak tanah, margarin/mentega adalah senyawa nonpolar.
Lihat laporan hasil praktikum senyawa polar dan nonpolar selengkapnya Selengkapnya...
Saturday, April 7, 2012
Pengertian Hukum Internasional
1. Hugo de Groot
Hukum internasional adalah hukum yang membahas kebiasaan-kebiasaan (custom) yang diikuti negara pada zamannya
2. J.G Starke
Hukum internasional adalah kumpulan hukum yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan biasanya ditaati dalam hubungan antar negara
3. Brierly
Hukum internasional adalah sekumpulan aturan dan asas untuk berbuat sesuatu yang mengikat negara-negara beradab di dalam hubungan mereka dengan jalan yang lain.
4. Hackwort
Hukum internasional adalah sekumpulan aturan yang mengatur hubungan diantara negara-negara
5. Mochtar Kusumaatmadja
Hukum internasional sebagai keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas hukum yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas negara, antara negara dengan negara dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subyek hukum bukan negara satu sama lain.
6. Ransisco Suares
Hukum internasional adalah hukum yang berlaku untuk seluruh manusia atas dasar hukum manusia demi kesejahteraan bersama.
7. Akehurst
Hukum internasional adalah sistem hukum yang di bentuk dari hubungan antara negara-negara.
8. Charles Cheny Hyde
Hukum internasional dapat didefinisikan sebagai sekumpulan hukum yang sebagian besar terdiri atas prinsip-prinsip dan peraturan-peraturan yang harus ditaati oleh negara-negara, dan oleh karena itu juga harus ditaati dalam hubungan-hubungan antara mereka, negara satu dengan negara yang lain, serta juga mencakup hal- hal sebagai berikut:
a. organisasi internasional, hubungan antara organisasi internasional satu dengan lainnya, hubungan peraturan-peraturan hukum yang berkenaan dengan fungsi-fungsi lembaga atau antara organisasi internasional dengan negara atau negara-negara; dan hubungan antara organisasi internasional dengan individu atau individu- individu.
b. peraturan-peraturan hukum tertentu yang berkenaan dengan individu-individu dan subyek-subyek hukum bukan negara (non-state entities) sepanjang hak-hak dan kewajiban-kewajiban individu dan subyek hukum bukan negara tersebut bersangkut paut dengan masalah masyarakat internasional” (Phartiana, 2003; 4)
9. J.G. Starke
Dalam bukunya Starks International Law mengemukakan definisi Hukum Internasional (International Law) sebagai berikut : Hukum Internasional adalah sekumpulan hukum yang untuk sebagian besar terdiri dari azas-azas dan peraturan-peraturan tingkah laku di mana negara-negara itu sendiri merasa terikat dan menghormatinya, dan dengan demikian mereka (negara-negara) itu juga harus menghormati atau mematuhinya dalam hubungannya satu sama lain, dan yang juga mencakup :
a) peraturan-peraturan hukum yang berkenaan dengan berfungsinya lembaga-lembaga atau organisasi-organisasi internasional, hubungan antara organisasi internasional dengan organisasi internasional lainnya, hubungan antara organisasi internasional dengan negara serta hubungan antara organisasi internasional dengan individu ;
b) peraturan-peraturan hukum tertentu yang berkenaan dengan individu-individu dan subyek-subyek hukum bukan negara (non state entities) sejauh hak-hak dan kewajiban individu dan subyek hukum bukan negara itu bersangkut paut dengan persoalam masyarakat internasional.
10. Sam Suhaedi
Hukum Internasional merupakan himpunan- himpunan aturan, norma- norma, dan asa yang mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat internasional.
11. Wirjono Pradjodikoro
Hukum internasional adalah hukum yang mengatur perhubungan hukum antara berbagai bangsa di berbagai negara.
12. Schwanzenberger
Hukuman antarnegara sebagian besarnya ditentukan oleh kekuatan- kekuatan politik. Hukum internasional hanya bertugas untuk merumuskan semua hasil yang sudah dicapai oleh negara- negara dalam perjuangan politik negaranya.
13. Boer Mauna
Hukum internasional adalah suatu kaidah atau norma- norma yang mengatur hak- hak dan kewajiban para subjek hukum internasional, yaitu negara, lembaga, dan organisasi internasional, serta individu dalam hal- hal tertentu.
14. Grotius
Di dalam bukunya yang berjudul De Jure Belli ac Pacis (Perihal Perang dan Damai) menyatakan: Hubungan internasional didasarkan pada kemauan bebas dan persetujuan beberapa atau semua negara. Ini ditujukan demi kepentingan bersama dari mereka yang menyatakan diri di dalamnya.
Selengkapnya...







