HUKUM KEKEKALAN ENERGI
Pada pertengahan abad ke-18, ilmuwan Inggris, James Prescott Joule, melakukan percobaan yang melahirkan Hukum Kekekalan Energi.Inilah percobaan Joule yang paling terkenal. Peralatannya terdiri atas roda jantera kuningan yang memutar air di dalam wadah tembaga. Roda jantera diputar oleh beban yang dijatuhkan. Ketika jatuh, beban tadi memiliki energi mekanis atau gerak. Joule menjatuhkan beban tadi berkali- kali. Pada waktu jatuh, beban memutar roda jantera dan mengaduk air. Setiap kali beban jatuh, suhu air naik. Jumlah kenaikannya bergantung pada jarak beban yang dijatuhkan. Hal ini membuktikan bahwa energi gerak beban yang dijatuhkan berubah menjadi energi panas di dalam air. Hukum Kekekalan Energi menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi energi dapat berubah bentuk dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain. Hukum ini lebih dikenal dengan Hukum Termodinamika I.Dalam bentuk persamaan, Hukum Pertama Termodinamika dapat ditulis ∆E= q- W
PENGERTIAN SISTEM DAN LINGKUNGAN
Sistem dapat diartikan sebagai zat- zat yang sedang diamati atau bagian dari alam yang menjadi pusat perhatian, sedangkan lingkungan merupakan segala sesuatu yang mengelilingi sistem atau sesuatu yang membatasi sistem . Misalnya, dalam proses es mencair, yang dipandang sebagai sistem adalah air dan es, sedangkan udara luar sebagai lingkungan. Jika suatu reaksi berlangsung dalam gelas kimia, zat- zat yang bereaksi bertindak sebagai sistem, gelas kimia sebagai pembatas reaksi, dan segala sesuatu di luar gelas kimia bertindak sebagai lingkungan.
ENTALPI
Reaksi Endoterm adalah reaksi yang menyerap panas (terjadi perpindahan panas dari lingkungan ke sistem). Oleh karena itu, entalpi sistem akan bertambah. Artinya entalpi produk (Hproduk) lebih besar daripada entalpi pereaksi (Hreaktan). Akibatnya perubahan entalpi (∆H) bertanda positif. Reaksi Endoterm: ∆H = Hproduk - Hreaktan > 0
Reaksi Eksoterm adalah reaksi yang melepaskan panas (terjadi perpindahan panas dari sistem ke lingkungan). Oleh karena itu, entalpi sistem akan berkurang. Artinya entalpi produk (Hproduk) lebih kecil daripada entalpi pereaksi (Hreaktan). Akibatnya perubahan entalpi (∆H) bertanda negatif. Reaksi Endoterm: ∆H = Hproduk - Hreaktan < 0 ENTALPI
Entalpi (H) adalah jumlah energi yang dimiliki sistem pada tekanan tetap. Entalpi suatu zat ditentukan oleh jumlah energi dan semua bentuk energi yang dimiliki zat, jumlahnya tidak dapat diukur. Hukum Hess menyatakan bahwa besarnya entalpi dari suatu reaksi tidak ditentukan oleh jalan atau tahap reaksi, tetapi hanya ditentukan oleh keadaan awal dan keadaan akhir suatu reaksi. Karena pada umumnya proses kimia berlangsung pada tekanan tetap sehingga perubahan entalpi suatu sistem sama dengan kalor yang diserap atau dilepaskan oleh sistem pada tekanan tetap. Sehingga dengan kata lain, entalpi (H) merupakan energi dalam bentuk kalor yang tersimpan di dalam suatu sistem.
Entalpi Standar adalah perubahan entalpi yang menyertai suatu reaksi kimia pada suhu dan tekanan tertentu. Harga perubahan entalpi suatu reaksi bergantung pada beberapa faktor yaitu : sifat fisik, jumlah zat yang bereaksi, suhu dan tekanan, oleh karena itu dalam penentuan entalpi reaksi faktor-faktor tersebut harus dipertimbangkan. Sebagai contoh:
Pada pembentukan 1 mol air dari gas Hidrogen dan gas Oksigen pada suhu 250C dan tekanan 1atm dibebaskan kalor sebesar 286 kJ, sedangakan pada pembentukan 1 mol air dari gas Hidrogen dan gas Oksigen pada suhu 1000C dan tekanan 1atm besarnya kalor yang dibebaskan adalah 283 kJ. Jadi perubahan entalpi reaksi sangat tergantung pada suhu dan tekanan, oleh karena itu perlu ditetapkan suatu keadaan yang tetap sebagai standar.
Berdasarkan kesepakatan, suhu 250C (298K) dan tekanan 1atm (76 cmHg) ditetapkan sebagai keadaan standar, karena pada suhu 250C dan tekanan 1atm umumnya zat memiliki bentuk yang paling stabil.
Jadi perubahan entalpi suatu reaksi yang diukur pada suhu 250C dan tekanan 1atm disebut Perubahan Entalpi Standar yang diberi lambang ∆Ho untuk membentuk 1 mol persenyawaan langsung dari unsur- unsurnya yang diukur pada 298 K dan tekanan 1 atm.
Selengkapnya...
Saturday, October 22, 2011
Termokimia
Aku Ingin Bebas
Bebas itu bukan berarti tanpa aturan. Bebas itu suatu kondisi ketika seseorang merasa nyaman dengan aturan yang ada. Aturan itu perlu, aturan yang baik tentunya akan menjaga kita. Dan setiap orang di dunia ini ingin bebas. Disadari atau tidak, mereka ingin. Inilah kebebasan yang aku berusaha memberitahukannya kepadamu.
Dear anyone,
Sekarang aku mengerti, lebih memahami arti kebebasan yang sesungguhnya dan mengapa banyak orang yang mendambakannya. Jangan salah arti mengenai kebebasan. Kebebasan bukan tanpa aturan. Kebebasan yang tanpa aturan itu bukanlah kebebasan, melainkan LIAR. Liar seperti kehidupan hewan- hewan.
Manusia belajar banyak dari kehidupannya. Orang yang dapat memaknai kehidupannya dengan baik akan menjadi orang yang bijaksana. Kita akan belajar banyak dari kehidupan kita, kawan... Oleh karena itu kita harus dapat memaknai kehidupan yang kita jalani. Di atas itu, kita butuh kebebasan. Kebebasan untuk memilih sendiri jalan hidup kita, kebebasan untuk meniti kehidupan yang kita kehendaki.
Bagi mereka yang terikat, terkurung, tersangkar tanpa kebebasan untuk memilih sendiri kehidupannya, mereka hanya menyelusuri jalan yang ditetapkan.
Selengkapnya...
Wednesday, October 12, 2011
How's Life?
How do you do everyone?
I'm here. Yes. Wh.. What?! Oke, ya.. I'm HERE.
Lama banget kan nggak ke sini, melupakan sedikit dunia kecilku. Dunia yang menjauh. Dunia kecil yang terbuang? Ehm, sedikit kasar. How's your life? And How's my life? What's wrong with me? Oke, siapapun. This is for you and I. Us.
Dear anyone,
Dulu mimpi- mimpi itu bertebaran. Luas. Galaksi Bima Sakti bahkan tak pernah sanggup menampungnya. Bintang bintang kalah gemerlapnya. Semua keindahan hanya perumpamaan bagi seseorang yang mempunyai banyak mimpi. Pemimpi. Dia suka berimajinasi. Bahagia akan imajinasi dan mimpi mimpinya. Setiap orang memiliki dunianya sendiri. Dan dunia si pemimpi adalah yang terbaik. Terkadang lupa akan realita dan hanyut dalam nuansa. Menjadi pemimpi tidak mudah, dan mempertahankan mimpi itu lebih tidak mudah lagi. Semakin dewasa seorang pemimpi, Ia akan lebih banyak berada dalam kenyataan. Dan mimpi- mimpi itu pun berkurang. Hilang, terlupakan dan terbuang.
Satu hal: Hey, pemimpi. Jangan lupakan impian- impianmu. Sekali pun mereka berusaha menariknya.
Selengkapnya...
Thursday, April 21, 2011
Windows Movie Maker's Problem

Yap, ada apa ini? apa yang sebenarnya terjadi?
Windows Movie Maker (WMM) tidak bisa menyimpan video yang telah kita buat.
Duh duh kebayang nggak sih, udah capek capek buat eh malah nggak bisa disimpen. Masa harus ULANG lagi dari awal? Olala..
Yap, ini juga yang terjadi dengan aku. Agak frustasi tuh tapi tetep berusaha untuk stay cool hehe XD dan alhamdulillah aku dapat mengatasi permasalahan WMM ini tanpa harus MENGULANG dari awal :)
Jadi apa yang aku lakukan?
Pertama, cek dulu apakah benar apa yang ditampilkan WMM itu?
Yang harus kita cek adalah:
1. Lokasi Penyimpanan
2. Memori Penyimpanan
Jangan sampai kita nyimpen di tempat yang memorinya udah nggak sanggup lagi untuk dipenuhi file lagi. Tapi yang biasa terjadi adalah, kita tidak mengalami masalah dengan kedua hal itu. Terus apa dong?
Nah, berdasar dari hasil browsing-an aku, ini emang masalah umum pada WMM. Banyak yang bertanya soal ini dan aku menemukan salah satu solusi yang aku terinspirasi karenanya (Thank you so much :) ) Jadi solusi yang dia berikan adalah memotong bagian bagian videonya menjadi lebih kecil. Nah lho? Duhai.. apa pula maksudnya? Dan kemudian ide itu mengalir~
Note: Maaf nih kalo penjelasan aku berikutnya sulit dipahami. Gomenasai (_ _"
Jadi penyebab tidak bisa di save itu, kalo bukan karena kedua hal di atas, kemungkinan ada bagian video dari gabungan video itu yang menjadi sumber dari tidak bisa di savenya video secara keseluruhan. Bagaimana kita mengetahui video yang menjadi sumber penyebab itu?
Jadi yang aku lakukan adalah video video yang digabung gabung menjadi satu itu aku copy satu video, mulai dari yang awal. Lalu aku paste ke New Project di WMM. Lalu aku save. Kalo bisa disave berarti bukan itu video yang menjadi penyebab. Tapi kalau peringatan yang di atas itu muncul lagi itulah video yang menjadi sumber penyebabnya. Lalu gimana dong?
Nah, kalo aku, yang aku lakukan adalah merubah format video yang menjadi sumber penyebab itu. Tentunya ke format yang bisa diterima WMM. Tadinya WMV aku ubah menjadi AVI. Dan setelah aku melakukan itu dan aku coba save, alhamdulillah bisa :)
Dan untuk memudahkan lagi, lebih baik semua video itu kita ubah formatnya dari format semula. Karena yang menjadi sumber penyebab tidak bisa di save itu, bisa saja tidak hanya satu. Dan itulah yang aku lakukan hingga akhirnya video yang aku buat bisa disave. Memang sih butuh waktu, tetapi aku pikir cara ini lebih simple daripada harus mengulang dari awal :)
-AO-
Selengkapnya...
Cara Menggunakan XMedia Recode 2320
Pertama setelah di download kita akan mendapatkannya dalam bentuk zip
Jadi mesti kita extract dulu. Klik kanan, pilih Extract to XMedia Recode 2230\
Nanti akan muncul tampilan seperti ini:
Setelah selesai proses extractingnya, nanti akan muncul filenya
Oke, kita mulai masuk pada intinya. WOOOOHOOOO! Prepare yourself!
1. Klik folder tadi, nanti kalian akan menemukan XMedia Recorder.

2. Masukkan video yang mau diubah formatnya, klik icon Open File. Pilih File ingin diubah formatnya.

3. Lalu tentukan video yang dimasukkan tadi ingin diubah menjadi format apa. Ada bermacam macam format yang ada. Ayo, tinggal pilih :)

4. Tentukan dimana nanti video yang formatnya sudah berubah akan disimpan. Klik browse -> pilih letak yang diinginkan -> klik OK

5. Nah, persiapan yang kita lakukan sudah selesai. Klik " Add Job"

Apabila tanda plus di add job tidak berwarna hijau berarti video yang akan diubah formatnya belum diaktifkan. Klik video yang akan diubah formatnya.

6. Langkah terakhir, klik encode

7. Dan proses pengubahan format pun dimulai!

-AO-
Selengkapnya...
Wednesday, April 20, 2011
Software Video Converter: XMedia Recode 2.3.2.0
o.0 Bagaimana mengubah format video?
Uwaw! Ribet banget deh kalo mindahin data dari handphone ke komputer untuk diedit tapi ternyata format filenya nggak sesuai dengan software untuk buat video yang kita punya. Contohnya aja aku nih, mau buat film tuh, biasa tugas sekolah, mindahin ke komputer formatnya mp4. Sedangkan software buat videonya itu nggak menerima format mp4. Software videonya Windows Movie Maker (WMM). Iya kan, Windows Movie Maker emang nggak bisa import video yang formatnya mp4. Jadi deh aku berkeliling, browsing mencari software untuk convert video format mp4 itu. Dan ini dia software yang paling baik hati dan mudah digunakan.
Software video converter gratis, free download and free use, gratis menggunakannya juga!
Emang paling baik dah ini software T^T Penyelamat jiwa huuhuu. Thank you, love you so much dah buat yang membuat software ini <3 :) dan yang telah berbagi ilmunya tentang software ini :) Soalnya aku muter browsing dan download, eh ternyata downloadnya sih iya gratis. Pakenya nggak gratis. Nah kalo Xmedia Recode ini nggak kayak gitu. Bener, gratis download dan pakai, terus nggak perlu install install lagi. Oke, oke Silahkan klik di sini untuk mendownload
Artikel Terkait: Cara Menggunakan XMedia Recode 2320
Have Fun!
-AO- Selengkapnya...
Tuesday, April 19, 2011
When I Must Leave
I closed my eyes. Dream. Deep deep and deep. I lost myself.
So, what? I'm alone here. Such a nice pitch black.
This silent is wonderful. Always.
My eyes doesn't see anything. But I can feel this sadness.
Slowly, i make a smile. What else I can do?
When I can't throw this sadness into sparkling tears.
Even I didn't have time to say good bye
I hope that you always smile for me
and everything will be okay without me around
I know that you always strong,
for me who always as weak as the weakest thing
So I think its okay for leaving now
For that reason, i can leave with a single smile
Even deep, I feel this sadness doesn't allow any kind of smile
Everything will be okay
I whisper again and again
to myself
until
I leave..
-AO-
Selengkapnya...
