Friday, July 2, 2010

Mengejar Senyummu ☺

Langit biru dengan awan putih selalu menjadi pemandangan menarik bagi gadis bermata sayu itu. Tangan kirinya menopang wajahnya yang cantik, sementara tangan kanannya mencoret coret tidak jelas di buku tulisnya. Mata hitamnya telah berjam jam menatap birunya langit. Sejam yang lalu ia melihat pesawat melintas melalui kaca jendela kelasnya. Dan beberapa menit yang lalu Ia melihat kawanan burung terbang berkicau dengan riang.

Ia menoleh memperhatikan papan tulis yang penuh coretan spidol guru kami, tetapi sedetik kemudian ia kembali menengadah, menatap birunya langit. Ia tidak tertarik untuk mencatat kali ini. Wajahnya yang datar tanpa ekspresi, aaah.. gadis itu.. apa yang dia pikirkan? Tiap kali aku melihat gadis itu menatap langit, aku merasa ia akan mengembangkan sayapnya dan pergi ke atas langit sana.

Aku pertama kali bertemu dengannya 2 bulan lalu, Saat MOS SMA ini. Sejak saat itulah aku mulai memperhatikannya. Saat itu kami, siswa siswi baru dibagi menjadi beberapa kelompok, 1 kelompok terdiri dari 7-8 orang. Sialnya di hari terakhir aku kena hukuman oleh kakak pembinanya. Kelompokku terlambat berkumpul 5 menit, tetapi entah karena kakak pembina itu dendam atau bagaimana ia hanya menghukumku sebagai ketua kelompok. Tidak tanggung tanggung, berlari 10 kali keliling lapangan, mana lapangan sekolah kami itu luas pula, belum lagi dilihat oleh banyak orang, ckckckck. Selesai dengan hukuman itu, gadis itu, dialah yang menuju ke arahku dan berbaik hati memberikan aku minum dan saputangan. Aku ingat jelas senyumnya saat ia menyerahkan sebotol air mineral 160 ml ke arahku.

Senyumnya itu.. Aku ingin melihatnya, Aku ingin Ia tunjukkan lagi senyumnya itu padaku..
------------------------------------------------------------------------------------

Kelas usai, rasanya aku ingin cepat cepat pulang dan beristirahat di rumah. Sehabis pelajaran olahraga, lelah sekali. Hari ini hari Sabtu, jadi ini hari terakhir sekolah dalam seminggu. Bawaannya ingin segera berlibur akhir pekan saja.

“ Adi………….t!” hah? Siapa itu yang memanggil namaku, aku menoleh ke belakang dengan malas. Tio, temanku yang belagu. Ups!

“ Dit, pagi ini kamu nggak piket, telat datengnya. Jadi kamu piket sekarang!” kata Tio, nadanya memerintah. Sebal juga sih, tapi ya.. memang aku yang salah. Aku kembali ke kelas dengan enggan. Aku membuka pintu kelas, Eh? Ada orang? Dia kan.. Gadis itu. Aku tersenyum.

“ Lin, belum pulang?” kataku, sambil menaruh tasku di atas meja. Lin menggeleng. Aku melihat matanya lebih sendu dari biasanya, kali ini.. aku bisa melihat ekspresi di wajahnya! Walau itu ekspresi yang tak kuharapkan darinya, ekspresi sedih. Aku mendekatinya, tapi tak terlalu dekat, aku ingin dia tidak terganggu dengan kehadiranku.

“ Ada masalah Lin?” tanyaku pelan, dia menggeleng. Sejenak sunyi, aku tidak tahu apa yang sebaiknya kubicarakan dengannya. Tiba tiba aku teringat suatu benda yang tidak pernah sempat aku kembalikan padanya, kali ini aku bisa mengembalikannya. Saputangan waktu itu. Aku mengambil saputangan itu dalam tasku.

“ Lin? Ingat enggak?” Aku menyodorkan saputangan itu “ Ini punyamu yang kau pinjamkan waktu MOS itu, maaf ya baru dikembaliin sekarang. Makasih ya” Lin menunduk, sekilas aku melihat matanya berkaca kaca.

“ Saputangan ini..” kata Lin pelan, tangannya gemetar saat mengambil saputangan yang aku sodorkan kepadanya.

“ Lin?” Aku melihat bahunya berguncang, Ia.. Ia menangis? “ Lin.. kamu kenapa? Lin! Maafkan aku Lin, ini salahku ya?” Lin menggeleng.
“ Saputangan ini.. ini pemberian saudara kembarku”

“ Sa.. saudara kembarmu?” Ia punya saudara kembar?

“ Namanya Rin. Ia.. Ia meninggal di hari setelah MOS berakhir. Sehari setelah MOS berakhir aku sakit, ketika ia membelikan obat untukku, dia.. dia.. Rin tertabrak mobil” Kata Lin disela isak tangisnya.

“ Padahal Ia begitu semangat memasuki masa masa SMA, padahal aku yang sakit, tapi Ia yang meninggal. Kalau saja waktu itu aku bisa mencegahnya untuk tidak repot repot membeli obat untukku, kalau saja aku tidak sakit..”

Aku tercekat. Jadi.. alasan ia tidak pernah tersenyum selama ini.. karena ia menyimpan penyesalan ini?

“ Mestinya saat ini Rin yang bersenang senang di masa SMA” Kata Lin, matanya menerawang. “ Kalau saja aku bisa menggantikan posisimu Rin, biarlah aku yang..”

“ Stop Lin! Hentikan! Kematian Rin bukan salahmu” Ia kembali tersadar dan tersedu

“ Hari ini.. Rin ulang tahun.” Ia menunduk “ Saat aku ulang tahun, ia memberikan hadiah yang indah, Ia saudaraku tapi juga sahabat terbaikku. Aku ingin membalas segala kebaikannya.”

“ Tersenyumlah Lin” kataku, ia menoleh ke arahku, aku menatapnya lekat lekat. “ Saat kau tersenyum, dan berbahagia untuk dirimu sendiri aku rasa Rin akan berbahagia juga disana. Karena aku rasa kebahagiaannya adalah melihatmu bahagia.”

“ Rin pernah menuliskan ‘Tersenyum selalu’ untukku di kartu ucapan ketika aku berulang tahun, tetapi sejak dia meninggal, aku takkan bisa tersenyum tanpanya” katanya lirih.

“ Jangan seperti itu, Lin! Kau ingin Rin bersedih karena kepergiannya yang membuatmu tak bisa tersenyum lagi?”

“ Aku.. aku..” Ia kembali terisak “ Maafkan aku Rin..”

Hening kembali, yang terdengar hanya isak tangis Lin. Aku membiarkannya untuk menangis, semoga itu akan membuatnya lebih baik.

“ Ehm” kata Lin memecah kesunyian, “ Maaf ya, kau jadi mendengar ocehanku, aku menangis pula, maafkan aku” ia mengusap air matanya yang tersisa. “ Lagian ini sih salahmu, kenapa pula kau harus balik kembali ke sini dan menyerahkan saputangan yang Rin berikan kepadaku ketika aku sedang bersedih mengenang Rin”

“ Hehe, tidak apa apa kok” kataku cengengesan “ Iya, aku balik lagi soalnya aku ..” aku berhenti sejenak “PIKEEEEEEEEEEEET! Aku lupa!” kataku panik, mencari sapu di sudut kelas.

“ Hehehehe” aku mendengar suaranya tertawa, Lin tertawa! “ Biar aku bantu, lagipula ini sedikit salahku” katanya, tersenyum.

Senyum itu lagi... Senyum yang kurindukan darinya, dan kali ini aku tak ingin kehilangan senyum itu.. Aku akan terus mengejar senyumnya..:)

© AO
1 Juli 2010

No comments:

Post a Comment

Don't forget to comment^^
Feel free to submit your comment, just type it here ^^